22 November 2008

USU TETAP PERTAHANKAN PRODI SASTRA BATAK DAN MELAYU

USU TETAP PERTAHANKAN PRODI SASTRA BATAK DAN MELAYU

Universitas Sumatera Utara (USU) tetap komitmen mempertahankan program studi (Prodi) bahasa dan sastra daerah Batak dan Melayu meski peminatnya dari tahun ketahun masih minim.

Humas USU, Bisru Hafi, di Medan, Jumat, mengatakan, sebagai universitas terbesar di Sumatera, sudah menjadi kewajiban USU untuk menjaga serta melestarikan sastra Batak dan Melayu agar tidak punah dari peradaban.

"Sudah menjadi tugas kita untuk menjaga kelestarian kedua bahasa dan sastra tersebut. Kalau bukan kita siapa lagi yang peduli terhadap kelestarian budaya itu, "katanya.

Ia mengatakan, USU merupakan satu-satunya universitas di Indonesia yang membina prodi bahasa daerah Batak dan Melayu yang juga sekaligus menjadi ciri khas USU dibanding universitas lainnya di Indonesia.

Dari segi materi, kata dia, USU sebenarnya tidak mendapat profit dari keberadaan kedua prodi tersebut karenanya setiap tahun terus disubsidi agar sistem pembelajarannya tetap berjalan dengan baik.

USU menerapkan subsidi silang terhadap prodi-prodi yang "miskin". Artinya, prodi yang banyak peminatnya seperti prodi yang berasal dari fakultas kedokteran mensubsidi prodi yang minim peminat seperti prodi Bahasa dan Sastra Daerah Melayu/Batak.

"Yang jelas, tanggung jawab moral yang membuat USU tetap komitmen mempertahankan keberadaan kedua prodi tersebut, meski peminatnya tidak sebanyak prodi-prodi lainnya," katanya.

Staf pengajar program studi Bahasa Daerah Batak dan Melayu Fakultas sastra USU, Azrai MSP, mengatakan, dengan mempelajari sastra daerah, merupakan salah satu filter untuk mencegah masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan norma dan kaidah bangsa Indonesia.

"Artinya, dengan mempelajari bahasa dan sastra daerah, kita dapat menghempang budaya asing yang bersifat negatif," katanya.

08 September 2008

BUKA PUASA BERSAMA

mari kita sukseskan buka bersama Jurusan Sastra Daerah FS USU, 10 September 2008 di Gedung Serba Guna FS. "siapa lagi kalo ga kita"

Sukses...

selamat dan sukses kepada jufri dan eka atas terpilihnya sebagai pengurus harian hima sastra daerah ta. 2008-2009, di fakultas sastra universitas sumatera utara, senin 8 september 2008.

03 September 2008

Dari:"aliem hafiz"

Surat Masuk dr Alumni...."aliem hafiz"

Senin, 1 September, 2008 03:45

Kepada: sastra.daerahusu@yahoo.co.id

Selamat siang, salam sejahtera

Di sini kita sudah start untuk memasuki semester akhir... doakan abang cepat tamat.... Insya Allah kalo tak ada halagan abang akan melanjutkan studi doktorate di Chicago, USA. Mohon doa adik-adik semua.... Besar harapan kita semua, agar orang-orang tidak memandang bahawa sastra daerah bukan jurusan yang tidak diperhitungkan, melainkan banyak linguist eropah yang mengkaji bahasa daerah, namun kita lupa bahawa mereka yang menjadi ahli2 bahasa dan sastra untuk peringkat professor....Tetap semangat, kajian kebahasaan dan sastra daerah tidak akan pernah selesai. Hal yang mesti ditekankan di sini, adalah lapangan kajian sastra daerah lebih luas daripada Sastra Indonesia, dan lain-lain. Karena Bicara Melayu atau Batak pasti berbicara Austronesia.... Inilah titik kulminasi yang mesti kita perhatikan.....

Setakat ini, saya adalah pembangkang konsep dari dosen sastra indonesia... dan thesis saya adalah membeincangkan apa yang tidak baku dalam bahasa Indonesia yang mana segala sesuatunya bermula dari bahasa Eropah.... Doakan saya. Terimakasih kepada pak Mulyadi M. Hum yang memberikan nilai D kering, atas ketidakpuasan saya mengenai ayat pasif yang menjadi persoalan dari sudut S-P, di Universiti ini baru saya mendapatkan jawaban atas ketidakpuasan saya terhadap pernyataan Bapak....dan akhirnya saya menemukan teori yang cukup matang mengenai permasalahan ayat pasif ini. Saya harap teman-teman jangan terlalu tunduk dengan kerangka aktif dan pasif dalam memberikan pernyataan thd bahasa Melayu, cuba berfikir kritis... apakah kerangka bahasa Eropah mampu menjelaskan struktur ayat dalam bahasa Melayu dan Indonesia????? Saran saya, banyak2 belajar bahasa Belanda, karena 200 tahun dahulu para ahli telah membicarakan hal ini dari sudut agen -pasiean... Apakah orang-orang Sastra dan bahsa Indonesia sudah membaca buku2 tersebut? Semangat terus adik-adikku.... I Love sastra Daerah USU ....my Almamater

01 September 2008

15 Agustus 2008

Humor Batak

Ginting Beli Dawet

created by ^edo '03

Ginting, seorang mahasiswa baru asal Medan yang baru pertama datang ke Yogya kebetulan pingin sekali minum minuman khas daerah tersebut yaitu DAWET alias cendol.
Ginting: "Mbak, beli cendol.."
Mbak: "Sampun telas" (=Sudah habis)
Ginting: "Iya memang harus pake gelas.."
Mbak: "Mboten wonten" (=tidak ada)
Ginting: "Iya memang saya suka pake santen.."
Mbak (sambil kesal): "Dasar sinting"
Ginting: "Kok tahu nama saya Ginting...??"
Mbak (makin kesal): "Dasar wong edan..!!"
Ginting: "Wah mbak betul lagi..saya memang dari Medan"
Mbak: "Dasar wong ora duwe otak...!!!"
Ginting: "Memang benar saya asli Batak."
Mbak: "Dasar budeg" (=tuli)....!!!!
Ginting: "Selain cendol saya memang suka gudeg."
Mbak: "Sampeyan kok kurang kerjaan."
Ginting: "Benar sekali mbak teman-teman saya kurang kerjaan, mereka sukanya baca & kirim email...!!!"

10 Agustus 2008

surat masuk from alumnus


Salam sejahtera

Senin, 14 Juli, 2008 07:55
Dari: "aliem hafiz"
halliem_6@yahoo.com,

Saya adalah alumnus sastra daerah untuk sastra melayu, angkatan 2000. satu2nya mahasiswa PMP/PMDK di sastra Melayu. Saya sangat bangga menduduki sastra daerah. Sekarang saya sedang melanjutkan ke Program Master di Universiti Brunei Darussalam. Memang perjuangan yang cukup berat untuk melanjutkan study. dan sekarang saya mendapakan beasiswa dari MOE Asean Scholarship. Cuma saya yang lulus, bayangkan berapa orang dari UGM<>
Abdul halim Student Master of Linguistics Faculty art and social science University Brunei Darussalam

Selamat &Sukses

Panitia Pelaksana 2006,
Mengundang dosen, alumnus, senior serta para undangan dan mahasiswa untuk mendukung serta hadir pada Latihan Alam Dasar / Temu Ramah , Keluarga Besar Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah, Fakultas Sastra Univ. Sumatera Utara di Willa Sity Hajar, Sibolangit 27-29 Agustus 2008.
kegiatan ini bertujuan salah satunya penyambutan mahasiswa sastra daerah ta. 2008/2009 serta menjalin hubungan harmonis antar dosen, alumni, serta mahasiswa jurusan.
untuk info lebih lengkap , hubungi panpel mustaqid 06177901242, intan 081370515768.

thank'x

16 Februari 2008

Selamat Ujian Proposal......

Selamat Ya..

Kepada : Martiwan Sitangga dan Lizen Pasaribu [sastra batak 2003]


Ujian Proposal di Dept. Sastra Daerah USU...16 -Peb 2008



Moga Berhasil

Jaya IMSAD

09 Februari 2008

Selamat Dan Sukses.....

Selamat Dan sukses
atas

Proposal Skripsi

sdri Anda Wahyu Rahma [Sastra Melayu] dengan

sdr Dedi Utahry S [Sastra M
elayu]

dan
juga Meja Hijau

sdri Suri Muliani SS [Sastra Melayu] &





Herbert Manurung [Sastra Batak]



semoga jaya dan bahagia



amin


09 februari 2008


by: Presiden Imbasadi 2008/created by:edo[usu]08126309069

23 Januari 2008

Met Wisuda ya............

Departemen Pendidikan Nasional
Universitas Sumatera Utara
Fakultas Sastra-Departemen Sastra Daerah
HMD-IMSAD 2008
mengucapkan :
Selamat wisuda
dan
mendapat gelar SS ' Sarjana Sastra,

kepada :
sdri Yulia Rahma Lubis, SS

&

sdri Risnawaty br Sinulingga, SS

tanggal 26 january 2008 di Auditorium USU Medan


persembahan dari : Angkatan 03 IMSAD

18 Januari 2008

selamat ya........



Selamat

Menempuh Rumah Tangga Baru

Kepada

alumni Sasda sdri Fitriani Sinaga, SS

dgn pasangannya
yang terpilih..........

05 Januari 2008

di Raya-Simalungun

semoga cepat dapat momongan ' melva.......,

dan moga dpt kebahagian yg didambakan '...............by Mahasiswa Sasda Angkatan 03.....[edo, suri, melva,dkk.........]

makannya mana?????????


contact person : edo 08126309069

18 Desember 2007

Aktivitas Mahasiswa IMSAD



Selamat sore jelang malam,






Berikut

beberapa aktivitas mahasiswa Ikatan Mahasiswa Sastra Daerah,FS- Universitas SUmatera Utara,




Mulai dari diskusi sampai belajar ke perpustakaan USU.









foto ini diambil secara sembunyi tanpa diketahui oleh beberapa mahasiswa.


jika anda hendak dipublikasikan di blogspot IMSAD ini, hubungi : sastra.daerahusu@yahoo.co.id atau sdr. edo 08126309069/ suri 085270353019, atau langsung hubungi BPH IMSAD jl. Universitas No 19 Gd. K Lantai III Fakultas Sastra, Kampus USU Medan.

17 Desember 2007

Berita : Minimnya tenaga ahli alih aksara Batak

Minimnya tenaga ahli alih aksara Batak

Medan, Kompas.........Minimnya tenaga ahli alih aksara Batak membuat proses transliterasi naskah-naskah kuno Batak tersendat. Sejak 1999 hingga saat ini baru dua naskah yang dialihaksarakan.
"Kami memprogramkan dua atau tiga naskah kuno Batak bisa dialih aksara setiap tahun. Namun, kekurangan tenaga ahli membuat program itu tidak bisa dilaksanakan," kata peneliti aksara Batak, Nelson L Toruan, yang juga anggota staf Balai Bahasa Sumatera Utara, Senin (25/9) di Medan.
Orang yang memiliki kemampuan alih aksara Batak sangat sedikit. Nelson mengatakan, hanya ada dua orang dari Universitas Sumatera Utara yang menguasai transliterasi aksara Batak, sedangkan di Pusat Kajian dan Dokumentasi Kebudayaan Batak Universitas HKBP Nomensen hanya ada satu tenaga.
Terdapat sekitar 200 koleksi naskah kuno Batak di Museum Daerah Sumatera Utara dan 200 koleksi di Museum Nasional.
"Masih ribuan naskah kuno dengan aksara Batak yang ada di luar negeri. Kalau hanya disimpan, ilmu pengetahuan yang ada di dalam naskah-naskah kuno itu tidak bisa diwariskan kepada generasi berikutnya," kata Nelson.
Balai Bahasa Sumut merencanakan mendatangkan naskah- naskah kuno Batak di luar negeri, meski dalam bentuk salinan, agar bisa dialihaksarakan.
Hingga saat ini naskah kuno Batak yang dapat dialihaksarakan adalah kitab ilmu perbintangan, pernujuman, dan benda magis setebal 84 halaman. Naskah itu tidak berjudul, tidak berangka tahun, dengan bahasa daerah Simalungun. Naskah lain adalah kitab hukum perang dan obat-obatan, beraksara Batak Toba.
Anggota staf Pusat Kajian dan Dokumentasi Kebudayaan Batak Universitas HKBP Nomensen Manguji Nababan mengatakan, transliterasi tidak sebatas menyalin aksara Batak ke aksara Latin, tetapi juga perlu pemahaman dan penafsiran. "Banyak naskah yang sudah tidak bisa terbaca sehingga perlu diinterpretasi. Banyak aksara Batak dalam naskah itu yang tidak ada padanannya dalam kamus bahasa Batak," katanya.
Dibandingkan dengan tahun 1860-an, ujar Nababan, pengkajian aksara Batak kini sangat kurang, bahkan hampir tidak ada. Waktu itu ahli bahasa asal Belanda, HN van der Tuuk, minta orang Batak menulis, kemudian membawa sekitar 100 pustaha (pustaka) ke Belanda.

13 Desember 2007

Natal Bersama IMSAD &Panti Asuhan, Desember 13-2007






Malam 13 Desember 2007 di GBKP Gg. Bahagia P bulan



Mahasiswa Bhs &SAstra Daerah Fakultas Sastra USU-Medan



merayakan Natal bersama dengan panti asuhan



tanjung morawa dengan hikmat



dihadiri oleh Pdt . Sembiring, Dosen Sastra Daerah



Drs. Jekmen Sinulingga,M.Hum, dgn Para ALumni



serta Mahasiswa dan Para undangan.



Ketupat Natal Tahun ini sdr Bob Sihombing



beserta stafnya dengan semangat dan tetap semangat.






Selamat SUkses

Assalamuallaikum........w/....w/.....

Horas.............

Selamat Yach...

atas terbentuknya email/friendster and ..................blogspot

keluarga besar Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah, Fakultas Sastra

Universitas SUmatera Utara

Medan

Desember 2007, 14

gabunk yuck..................sastra.daerahusu@yahoo.co.id

http://sastradaerahusu.blogspot.com

okey..............

Horas.............njuah2......menjuah2.....